Kesalahan Umum Saat Membeli Sarung Tangan Motor (Banyak yang Baru Sadar Setelah Pakai)

Kesalahan Umum Saat Membeli Sarung Tangan Motor (Banyak yang Baru Sadar Setelah Pakai)

Pendahuluan

Sarung tangan motor sering dianggap pelengkap, bukan perlengkapan utama. Akibatnya, banyak pengendara membeli sarung tangan secara asal tanpa benar-benar memahami kebutuhan berkendara mereka.

Tidak sedikit yang baru menyadari kesalahannya setelah sarung tangan dipakai beberapa minggu. Mulai dari tangan cepat panas, ukuran tidak nyaman, hingga bahan yang cepat rusak. Agar hal ini tidak terjadi, berikut beberapa kesalahan umum saat membeli sarung tangan motor yang perlu kamu hindari.

1. Memilih Berdasarkan Harga Paling Murah

Harga murah memang menggoda, terutama untuk kebutuhan harian. Namun, sarung tangan dengan kualitas rendah biasanya:

  • Cepat rusak
  • Jahitan mudah lepas
  • Tidak nyaman dipakai lama

Untuk perlengkapan yang bersentuhan langsung dengan tangan dan keselamatan, kualitas seharusnya menjadi pertimbangan utama. Banyak rider akhirnya beralih ke produk yang lebih baik setelah mengalami kerugian berulang.


Baca juga : sarung tangan kulit motor berkualitas

2. Salah Memilih Ukuran

Kesalahan paling sering terjadi adalah memilih ukuran yang tidak presisi.

Dampaknya:

  • tangan cepat pegal dan panas
  • Terlalu besar → kontrol gas dan rem berkurang

Sarung tangan motor yang baik seharusnya pas mengikuti bentuk tangan tanpa menekan jari. Untuk menghindari kesalahan ini, memahami panduan ukuran sangat penting sebelum membeli.

3. Mengabaikan Material Sarung Tangan

Banyak orang hanya melihat desain tanpa mempertimbangkan bahan. Padahal, material sangat memengaruhi:

  • Daya tahan
  • Kenyamanan
  • Sirkulasi udara

Sarung tangan berbahan kulit dikenal lebih awet dan fleksibel untuk pemakaian jangka panjang dibandingkan bahan sintetis. Hal ini sudah dibahas lebih detail pada pembahasan perbandingan bahan sebelumnya.


Baca juga: sarung tangan kulit lebih awet dibandingkan sintetis

4. Tidak Menyesuaikan dengan Gaya Riding

Sarung tangan untuk riding harian berbeda dengan kebutuhan touring jarak jauh atau aktivitas outdoor lainnya. Kesalahan terjadi saat satu jenis sarung tangan dipaksakan untuk semua kondisi.

Untuk riding harian, sebaiknya pilih sarung tangan yang:

  • Ringan
  • Mudah dilepas
  • Tidak terlalu tebal

Menyesuaikan sarung tangan dengan kebutuhan berkendara akan meningkatkan kenyamanan dan keamanan.

 sarung tangan kulit untuk riding harian


5. Mengabaikan Kenyamanan Jangka Panjang

Sarung tangan yang terlihat nyaman saat dicoba belum tentu nyaman dipakai lama. Jahitan bagian dalam, fleksibilitas bahan, dan ventilasi sering kali baru terasa setelah digunakan berulang kali.

Inilah mengapa banyak rider berpengalaman lebih selektif dan memilih brand yang memang fokus pada fungsi, bukan sekadar tampilan.

Sarung Tangan Kulit Lokal sebagai Solusi

Brand lokal kini semakin memahami kebutuhan rider Indonesia, mulai dari ukuran tangan, kondisi cuaca, hingga kebiasaan berkendara. Salah satu keunggulan brand lokal adalah kemudahan untuk berkonsultasi langsung sebelum membeli.

Pendekatan ini juga menjadi bagian dari filosofi [Northy Indonesia] sebagai brand sarung tangan kulit lokal yang fokus pada kenyamanan dan daya tahan.

Penutup

Kesalahan dalam memilih sarung tangan motor sering kali terlihat sepele, namun dampaknya terasa dalam pemakaian sehari-hari. Dengan memahami ukuran, bahan, dan kebutuhan riding, kamu bisa menghindari penyesalan dan mendapatkan sarung tangan yang benar-benar nyaman.

Sarung tangan yang tepat bukan hanya soal gaya, tapi juga soal pengalaman berkendara yang lebih aman dan menyenangkan.

👉 Masih ragu memilih sarung tangan yang tepat? Konsultasikan kebutuhan riding kamu langsung dengan tim Northy via WhatsApp.

Back to blog